Sunday, July 31, 2011

Welcoming Ramadhan

Ramadhan is a month full of blessings and forgiveness. This year, Ramadhan falls on July 30, 2011 or August 1, 2011. Muslims around the world at that time will do the fasting as the fourth pillar of Islam. Why do we fast? Because fasting during Ramadan is obligatory, practice our patience and empathy as the Dhuafa, in the non-Ramadan month is always forced to fast.

The verse of Noble Quran about the obligatory of fasting in Ramadhan.
In that month, we are forbidden to eat and drink from sunrise Dawn (approximately 4 o'clock in the morning) until sunset (about 6 pm). Early morning before dawn, we eat and drink as we pleased (this is called 'sahur') and when sunset came, we ate and drank to end our fasting activity.
No food or drinks allowed on the day in Ramadhan.
In the Noble Qur'an it is mentioned that during the month of Ramadan, all the demons cast out of this world. Fire doors closed and the doors of heaven wide open. This is why Ramadhan is an occasion of worship as much as possible because what we have to control here is only lust, not the temptations of Satan.
The devils are gone and the hell doors closed.
Worship that we do will be more rewarding than usual. And many more other features. Next time I might make a post why Ramadhan is special to Muslims.
The multiplied grant of worship.
At the end of Ramadhan, the month of Shawwal will come and we are celebrating Eid al-Fitr. When the man cleared his sin by God, he'd be so pure again like a newborn baby.

Anyway, I just wanna say Happy Ramadhan for Muslims around the world. May our deeds be accepted by Allah SWT. Ameen.
Welcome Ramadhan!

Saturday, July 30, 2011

Drawing Evolution

The last time I posted my artwork, it was about my wedding present for my best friend. Suddenly I remember about my drawing collections I put in my file holder and contains a bunch of my own drawings since I was a junior. So then I decided to re-peak them all. It was kinda interesting because I could compare anything I made from my old days with anything I make all these days. Unfortunately, my childhood drawings were lost - maybe my parents threw it all away - but okay, I still have some.

My drawing books
1

Junior Age

My junior drawing style 1
My junior drawing style 2
My junior drawing style 3

On that time I was a big fan of manga and anime and so that influenced my drawing style as much.

2

Senior

My senior drawing style 1
My senior drawing style 2
My senior drawing style 3
All right so back then when I was a high school student, I still influenced by manga. But I think the body proportions I made was better than one from my junior age.

3

College

My college drawing style 1
My college drawing style 2
My college drawing style 3
At the time I didn't make drawing very much because I was so busy doing stuff. I went to a science department and I hadn't have much chance to improve my skill. But my involvement in campus organization, as (always) a publication staff, influenced my drawing style so much. It made me tried to use computer to refine my drawing, but I thought that's not really worked. And I also introduced to this person, a real graphic design who gave me critics so that I tried to improve though it was so hard.

4

Recently

My recent drawing style 1
My recent drawing style 2
My recent drawing style 3
Okay so today I try to out of the box. You know there are so many inspirations I can find in only one click (on the internet) away. And since I'm a magazines junkie, I get my inspirations from there. No, I don't forget my 'manga-ish' style, but I just want to improve, and explore so that I could find my own style. So last words from me,

Never stop open your eyes and open your ears. Explore, and find anything interesting to color your art style. Always practice what you found and you'd be improved.

Written by a Ghost

Salah satu kegiatan yang kutulis di kolom info di akun facebook-ku adalah "ghostwriter". Meskipun kedengarannya keren, sebenarnya kegiatan per-ghostwriter-anku ini lebih mirip sekretaris, atau kacung dalam bahasa yang lebih slank. Jadi ceritanya aku bertugas mengurusi segala tetek-bengek yang ditugasin bos-ku, dalam bidang penulisan. Entah itu makalah, proposal penelitian, bahkan resume jurnal. That's right, bos-ku itu seorang mahasiswa pasca sarjana (S3) berumur 60 tahunan. Itulah kenapa, peranku sebagai ghostwriter merupakan peran yang cukup penting bagi kelangsungan kuliah bosku. Bayangkan saja seorang paruh baya mengetik makalah atau bikin slide powerpoint semalaman. Pasti akan cukup merepotkan karena laptop, komputer dan printer, merupakan alat yang kadang "anti-orang tua".
Ghostwriting activity
Sebagai ghostwriter (aku tidak mau dibilang joki lho), pekerjaanku cukup ringan. Biasanya bos akan memberiku bahan berupa jurnal ilmiah (dalam bahasa Inggris, yang harus kuterjemahkan jika aku ingin tau isinya), kertas catatan berupa daftar tugas yang harus kukerjakan, dan beberapa kuliah singkat mengenai tugas itu. Ya, benar. Hanya karena bosku membutuhkan seorang ghostwriter, bukan berarti beliau tidak cerdas, tapi seperti kukatakan tadi, setiap bos butuh sekretaris. Untuk catatan, bosku itu adalah pensiunan direktur sebuah perusahaan besar di Indonesia (ini SERIUS), jadi mana mungkin beliau tidak cerdas. Tapi tentu saja, aku harus banyak membaca sendiri agar aku bisa memahami tugas itu dan menyelesaikannya tanpa diprotes.
Balik lagi ke ceritaku tentang 'job-desc' tadi, maka bisa dikatakan aku mempunyai beberapa keuntungan:
1. Aku dapat pengalaman kuliah gratis (langsung S3 lagi,how cool)
2. Dapat ilmu gratis
3. Bayaran yang cukup memadai (ini yang paling penting)

Jadi bisa dibilang, pekerjaanku ini sangat mirip dengan masa-masa kuliah dulu. Mengejar deadline pengumpulan tugas, ngejar-ngejar dosen pembimbing, baca jurnal ilmiah dan sebagainya. Hanya saja, di sini tidak ada profesor sebagai dosenku, atau universitas sebagai kampusku. Jadi meski aku berkontribusi dalam perkuliahan ini, aku tetap tidak bisa mencicipi gelar doktor yang akan diberikan oleh kampus.

Dan jangan tanyakan tentang penelitian apa yang sedang dilakukan bosku (dan aku) karena ini sangat rahasia. Jika aku membeberkan penelitian ini, mungkin aku tidak hanya akan dipecat oleh bosku, tetapi juga dimasukkan daftar hitam sehingga mungkin akan mempengaruhi karirku di perusahaan yang sebenarnya dan aku tidak bisa hidup tenang.

Sebenarnya hari ini aku ke rumah bosku untuk berhenti dari pekerjaan ini karena aku sudah mendapatkan pekerjaan yang sebenarnya. Beberapa hari lagi aku akan menjadi seorang trainee di perusahaan tersebut sehingga aku takut tidak punya cukup waktu untuk menggeluti per-ghostwriting-an ini. Tapi tebak saja, begitu aku sampai di rumah bos, beliau malah memberiku setumpuk jurnal baru yang harus kubaca. Aku bahkan diberi tugas menyicil disertasi-nya.

Speechless.

Dan posisiku saat itu benar-benar sulit. Benar saja, aku tidak bisa menolak pekerjaan itu. Sekarang aku jadi tau kenapa beliau bisa jadi direktur. Benar. Sangat sulit menolak perintah dari seseorang yang punya otoritas alami seperti beliau. Tapi akhirnya aku tetap memberitau beliau bahwa aku tidak akan bisa segigih dulu lagi dalam mengerjakan tugasku itu karena yah..aku akan punya pekerjaan dan aku akan sangat sibuk. Kupikir beliau akan marah padaku karena aku baru mengatakannya saat aku akan berpamitan. Tapi untungnya, beliau cukup bijaksana sehingga memberi kelonggaran waktu untuk tugas ghostwriting-ku. Bonusnya lagi, beliau memberiku banyak nasehat yang bermanfaat untuk karirku yang sebenarnya. Dia bilang, sebisa mungkin jangan bekerja di laboratorium jika ingin berkembang seperti dia (maksudnya sampai jadi direktur). Tapi sebenarnya aku tidak memiliki obsesi kenaikan karir sampai jadi direktur. Jadi mungkin nasihat beliau akan kusimpan saja di ingatan jangka panjangku agar jika suatu saat obsesi itu timbul, aku bisa menggalinya lagi dan melakukan nasehat-nasehat itu.
Boss is authority

Saturday, July 16, 2011

A Wedding Present

Minggu lalu aku diundang ke sebuah acara pernikahan sahabatku, Yani. Yani sebangku denganku waktu SMA dan kami selalu bersama saat menghadapi hari-hari SMA kami yang (cukup) menyebalkan. Kami SPMB di lokasi yang sama meskipun pada akhirnya kami kuliah di perguruan tinggi yang berbeda. Dia masuk akademi keperawatan dan aku masuk jurusan kimia murni. Sekarang dia sudah jadi perawat yang benar-benar menginspirasiku dengan sikap positif dan semangat belajarnya yang tinggi. Dan saat kemarin dia menikah, dia terlihat sangat bahagia seperti seharusnya di tiap pernikahan. Well, proud of you girl.
And this is the present I gave her with all of my sincerity. A simple gift yet special because it's a handmade. Tidak 100% handmade sih, aku gak sempet beli yang bener-bener custom made karena waktunya mepet sekali. Alhasil, aku cuma berhasil bikin gambar buat cover, dengan model Yani dan suaminya, dan aku menempelkannya di halaman depan sebuah foto album. Bukan hadiah yang spesial ya? But I hope she'll be happy receive it.

Orang-orang sering bingung mau ngasih hadiah apa buat nikahan teman dekat. Yang jelas, hadiah (untuk occassion apapun) harus punya kesan mendalam buat si penerima. Kalaupun enggak? Well, kita sudah berusaha 'kan. Barakallah hai sahabat!

Friday, July 15, 2011

Sekilas BPS Pertamina 2011

Sebenarnya ini bukan sesuatu yang besar, tapi kurasa aku harus membaginya di sini karena semua orang begitu penasaran tentang proses menjadi peserta BPS, Bimbingan Profesi Sarjana, di Pertamina, salah satu BUMN di Indonesia, sehingga seringkali browsing untuk mendapat sebanyakmungkin info. Well, aku sempat mengikuti proses ini dari awal hingga akhir. Dan berikut adalah timeline serta cerita singkat mengenai rangkaian seleksi tahun ini (2011):

1
22 Januari 2011
Seleksi administrasi
Biasanya, seseorang harus mendaftar secara online di website resmi pertamina http://www.pertamina.co.id pada tanggal-tanggal tertentu yang diumumkan oleh perusahaan tersebut. Jadi, pantau terus web-nya supaya update. Atau kalau kamu kaskusers, sepertinya kamu bisa stay informed karena banyak sekali cerita seputar BPS di sana. Kalau aku, aku melamar saat ada Job Fair dari JobsDB yang waktu itu diadakan di Sasana Budaya Ganesha Bandung.

2
29 Maret 2011
Tes psikologi
Diadakan per tempat kita melamar secara on line. Karena aku melamar di Bandung, akupun mendapat lokasi tes psikologi di Bandung, tepatnya di gedung BPAP Fakultas Psikologi Unpad. Harus kuberitau bahwa tes psikologi (as you know) itu benar-benar LAMA. Tes-nya gampang, tapi soalnya super banyak sehingga kita harus sabar dalam menjawab dengan pikiran jernih dan anti-capek.

3
20 April 2011
Wawancara User/HRD
Aku kebagian di kantor pemasaran wilayah Jawa bagian Barat, di Kramat Jakarta. Isi singkat pertanyaan wawancara itu sederhana:
a. memperkenalkan diri dengan bahasa Inggris
b. menceritakan pengalaman kerja dan organisasi (trust me, mereka benar-benar 'menggali' soal ini)
c. menguji komitmen kita, apakah kita benar-benar ingin bekerja di sana dan siap dengan segala konsekuensi-nya (ditempatkan di seluruh Indonesia, dsb.)
d. menanyakan tujuan hidup dan mimpi kita (klise, tapi ini adalah salah satu saat paling menentukan)

4
25 April 2011
Medical Check Up
Bertempat di Lab Biotest di Naripan Bandung, tes itu dilakukan dari pagi sampai sore. Pagi sampai siang, semua tes (you name it) dilakukan dari tes USG, EKG, darah, gigi, mata, paru-paru, rontgen, telinga, tes fisik, air seni, bahkan tinja. Setelah itu diadakan tes kebugaran dengan cara lari 4 keliling lapangan Gasibu. Gasibu itu, gede banget. Harus kukasihtau ya, kita lari gak dibalapin, yang penting kecepatan kita stabil. Bahkan aku finish di urutan ketiga (terakhir) dan setelah itu harus diulang dengan tes treadmill. Saat itu aku benar-benar CAPEK dan aku adalah orang yang terakhir dipulangkan. So I feel unimaginingly lucky to pass this phase.

5
10 Mei 2011
Wawancara Top Level Management
Wawancara terakhir ini dilakukan di kantor pusat Pertamina Jakarta, yang deket Monas itu. Waktu itu aku diwawancara oleh senior manager divisi perkapalan dan senior manager HRD. Dan ini adalah wawancara tersingkat  selama status job seeker-ku. Yup. Cuma sepuluh menit. Temanku bahkan cuma lima menit. Mereka cuma bertanya tentang komitmen kita dan di situ kita harus benar-benar paham kenapa kita ingin bekerja di situ dan apa modal kita untuk mencapainya. Be Your Self, don't be a liar coz they WILL know.
My first visitor card! Yayy.
6
3 Juli 2011
Final Announcement
Setiap fase rekrutmen diumumkan hasilnya melalui email dan SMS. Jadi stay tune untuk selalu memeriksa email dan inbox ponselmu walaupun saat itu hari libur. Jangan lupa periksa spam juga karena beberapa orang mendapat pemberitauan itu di spam.
***
Hitung saja, berapa lama proses seleksi ini? Kira-kira enam bulan lebih. Tapi semua perjuangan pasti ada hikmahnya. Kalau hari ini belum lolos, jika masih berminat, coba saja terus karena di proses seleksi ini, beberapa rekanku malah pernah mencoba lebih dari sekali. Last words from me,Good Luck for the next season!