Tuesday, September 18, 2012

Awkward Days?

Ini sebenarnya bukan cerita yang penting. Tapi aku gak tahan untuk gak menceritakannya. Jadi gini, kira-kira saat ini mukaku mungkin bisa digambarkan seperti ini:



Semua ini ada alasannya.

Lima hari yang lalu

Ada acara training ISO, tempatnya di Bandung (O.M.G dah berjuta-juta tahun kayaknya aku gak nginjek Bandung yang notabene tempat lahirku ini). Dengan menghalalkan segala cara yang halal dan permohonan izin yang berlapis-lapis, aku yang sebenarnya belum boleh ikut-ikut dinas ini akhirnya diizinkan ikut, tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dari Cilacap itu, kami berangkat pagi-pagi (13/09) dengan kendaraan travel yang kami sewa. Totalnya ada empat orang yang ikut, dua cewek dan dua cowok.



Perjalanan sungguh sangat menyenangkan hingga akhirnya kami tiba di Hotel tempat training-nya diadakan. Waktu itu baru jam setengah 4 sore. Pas mau check in, resepsionis-nya malah nanyain "ibu mau bayar dengan deposit apa cash?" Wedew aku mana tahu...biasanya pas dinas itu, tau check in aja. Gak pernah ditanyain begituan. Usut punya usut, ternyata kami tiba terlalu awal, jadi EO yang ngurusin kami itu belum datang. Sempet panik juga karena yah..masa kami mesti garing gitu di lobby hotel, kayak anak ilang. Udah gitu, karena organik (sebutan buat pekerja tetap di kantor) cuma aku, walopun statusnya masih OJT, otomatis aku yang jadi penanggung jawab ketiga orang yang ikut ini. Akhirnya aku nelpon penyelenggaranya (untung nomor hand phone-nya masih ada), dan 15 menit kemudian alhamdulillah kami sudah bisa check in tanpa ribetin urusan bayar-membayar itu.

Di seminar ISO yang berlangsung dua hari itu, senang sekali rasanya karena bisa bertemu teman-teman yang tempo hari kuceritakan. Walaupun cuma dua orang yang hadir, tapi lumayan juga karena yah..sudah kubilang..gak semua orang beruntung bisa ikut dinas. Tapi total peserta seminar itu lumayan banyak. Teman-teman analis dari semua production unit pada ikut juga.
Reuni kecil.

Tiga hari yang lalu

Aku baru inget kalau aku gak bawa baju untuk kondangan, karena aku memang berniat sekalian mau menghadiri pernikahan temanku di Bandung. Akhirnya, aku bersama temanku keliling-keliling Pasar Baru, King's dan Istana Sepatu sampai gempor. Too bad karena ujung-ujungnya aku cuma bisa dapet satu baju. Males ribet sih apalagi pas mau beli high heels (karena gak bawa) malah gak nemu yang cocok di kaki.



Dua hari yang lalu

Jam 9 pagi aku check out dan langsung cabut ke lab komputer di kampusku yang di Singaperbangsa, buat sekalian minta bimbingan seniorku yang "tinggal" di lab itu. You know kan, soal KKW itu. Diskusi itu, bagaimanapun sangat perlu. Besides, setelah check-out-nya aku dari hotel, aku gak ada tempat berteduh!

Dan ternyata seniorku itu juga berencana hadir di nikahannya temanku (teman kuliahku ini adalah teman kuliah S2nya seniorku - agak ribet ya). Akhirnya kami pergi bareng, janjian juga dengan teman-teman yang lain yang pada gak tau tempat resepsinya (walah..). Di tengah jalan, lalu lintas malah keganggu dengan adanya kebakaran! Serius deh. Kirain kebakaran kecil. Tapi pas liat ada 3 mobil pemadam di situ, kayaknya gede deh kebakarannya. Semoga tidak memakan korban jiwa.

Ini beritanya.

Nyampe kondangan itu kami gak bisa lama-lama karena seniorku juga ada perlu, dan aku juga sudah pesan mobil travel untuk ke Cilacap jam 2 siang. Alhasil, aku gak sempet ikut foto bareng pengantennya deh.
Pengantennya mana?

Terus, si mobil travelnya itu juga malah ngejemput di tempat yang salah. Yang kubilang aku nunggu di deket Unpad Singaperbangsa, deketnya Telkom, eh malah travel-nya nunggu di Bagus Rangin. *tepok jidat* Jadi deh telat berangkat kita.

Kemarin

Nyampe kosan ternyata sudah sangat malam larut. Untung travel nganterinnya door to door. Berabe kalau enggak. Capekkkk banget. Padahal besoknya mesti kerja pagi-pagi. Eh pas pagi-paginya bener aja aku kena masuk angin. Dengan badan pegal semua, aku minta masuk shift sore ke bosku supaya bisa istirahat lebih lama, dan untungnya diizinkan.

Di kosan aku tenang-tenang aja..sampai tibalah saatnya berangkat kerja. Udah mandi, dandan, seragam siap tempur dah. Eh pas liat pintu gerbang. Jeng Jeng... TERKUNCI! Spontan aku BBM temenku, karena bentar lagi jam pulang kantor yang artinya shift dua bakalan segera dimulai. Tapi dipikir-pikir, gak mungkin temenku itu bisa jemput dengan cepat dan aku bisa telat kalau kelamaan mikir. Akhirnya, tau apa yang kulakuin? Yap. Aku lompat pagar.
Don't try this at home.

Pagarnya itu tinggi cuy! Entah kekuatan apa waktu itu yang bikin aku nekat lompat pagar. Mana pas mendaratnya itu gak terlalu mulus lagi, lututnya jadi kaget. Kayak "zzzt" gitu si lutut. Tapi apa boleh buat. Di sekitar situ ada anak-anak kecil lagi maen. Aku stay cool aja..mudah-mudahan anak-anak itu gak nyangkain aku maling atau sejenisnya. (Plisdeh..itu kosan ane gitu).

Terus..ternyata shift sore (sampai malam) itu rasanya... "hiiiiy" banget. Namanya kantor, laboratorium lagi, kagak ada gordengnya cing! Di belakang lab itu ada pabrik kan, terus gelap banget gitu. Dan parahnya, bosku sebelum pulang (beliau shift pagi) malah ngasih tugas dulu ke aku, disuruh ngetes sampel di ruangan yang anak-anak situ pada gak mau datengin. (alesannya gak usah dijabarin kali ya). Haduh... Akhirnya aku maksa-maksa salah satu analis di situ nemenin aku ngetes sampel. Untungnya dia itu salah satu yang gak takut masuk situ. Haiss....
The lab.

Kesimpulannya: shift malam itu sebaiknya dijauhi deh, apalagi anak OJT. hehe

Hari ini

Mau gak mau, meskipun kemarinnya ikut shift malam sampai jam 11an, aku masuk pagi juga. Ya daripada shift malam lagi kan. Tadi kerja sampai jam 4an. Sempet ditanyain soal progress KKW sama mentorku dan O-Em-Ji aku malu sekaligus merasa bersalah karena KKW aku belum ada kemajuan (you know, dari kronologis di atas, mana ada cerita KKWnya kan?). Alhamdulillah, ternyata setelah diskusi ini-itu dengan beliau, secercah cahaya muncul di kepala. Hehehe.
Woy bangun woyy.

Ya begitulah ceritanya. Sungguh gak penting ya. Mudah-mudahan gak cape bacanya. And perhaps you won't see my post in like, a month, seenggaknya sampai KKW-ku beres. Until then!

3 comments:

  1. Replies
    1. wiss jangan kalab lah. Pengalamannya belum cukup

      Delete
  2. ampun ceritanya....
    super koplak kau sist.
    zzzzzzzzz
    ahahahahaha salam ngapak

    ReplyDelete

WOW Thank you!