3.4.15

The Middle East

When I say middle east, I don't mean to say the real Middle East. Pardon me for this misfit term, but what I do mean here is Java Island. Since I've been living in Sumatera from 2012 till now, Java is like the Middle East to me, even if I was originally came from there. In 2015 I've been granted two business trip to the two beautiful cities in the middle east: Jogjakarta and Semarang. Jogjakarta was really nice and beautiful but I was only given the chance to visit the Prambanan (I know, I've never been to Prambanan before lol). Semarang was also nice and I've got the chance to visit many places (and took a lot of photos!) so here I'll just bring up my story mostly about Semarang.


Sebagai orang yang lahir dan besar di Pulau Jawa kadang-kadang saya merasa keki aja gitu karena perbendaharaan tempat (wisata) di Jawa yang pernah saya kunjungi itu sangat sedikit!! Maklum, sejak kecil keluarga kami tidak dibiasakan untuk travelling. Bapak kerjanya shift-shift-an sedangkan ibu super sibuk walaupun kerja di rumah. Susah banget nemu waktu libur bareng-bareng. Udah gitu kami kan keluarga hemat (if you know what I mean). Tempat terjauh yang kami jangkau waktu liburan keluarga itu mungkin Dufan - Jakarta (itu pun waktu SMP). Makanya, sejak kerja dan merantau ini, saya jadi lumayan suka travelling dengan catatan: no pantai, no laut (except kepaksa hehe).

Tahun 2015 ini dibuka dengan dua dinas ke Jawa Tengah: Jogja dan Semarang. Hehe. Believe it or not saya tuh mungkin salah satu orang cupu yang bahkan belum pernah menginjakkan kaki di Candi Borobudur dan Prambanan. Nah makanya biar kecupuan ini 'gak terus berlanjut, waktu bulan Januari kemarin saya sempet ke Prambanan (sayang 'gak sempet ke Borobudur sih) dimana di situ saya sekalian menghadiri rapat kerja yang memang diadain di Jogja.




Prambanan. 2015-01-20.
Oke, lagsung cerita tentang Semarang deh ya.

Hari pertama

Berikutnya tentang Semarang. Terakhir saya ke sana itu pas baru mau mulai OJT ke III sih tepatnya di tahun 2012. First impression saya waktu itu adalah: Semarang panas banget! Hehe dan kesan itu masih bertahan sampe sekarang. Tanggal 29 itu saya sudah janjian dengan teman saya (sebut aja Mami hihi) supaya bisa jalan barengan. Dia berangkat dari Jogja dan nyampe Semarang jam 13.00 WIB barengan dengan landing-nya pesawat saya. Nyampe bandara saya surprised karena ternyata Bu Jujuk, salah satu teman sejawat dari perusahaan region Jawa Bagian Tengah, sudah siap jemput saya. Ya ampun jadi merepotkan padahal saya 'kan 'gak minta hehe.

Sampe hotel, saya langsung naro barang dan jemput Mami. Bu Jujuk langsung ngajak kami makan siang. Kami yang memang lagi kelaperan banget langsung aja mengiyakan. Waktu itu kami makan di Mbah Jingkrak. Gile makananya enak banget. Strange fact about me, saya selalu bisa menghabiskan makanan dengan lahap di manapun di JAWA. 'Gak tau kenapa. Di tempat saya merantau ini saya jarang ngabisin makanan hehe.

Jingkrak-jingkrak juga deh.
Sehabis makan kami mengusulkan untuk jalan-jalan keliling Semarang. Waktu sudah menunjukkan pukul  14.30 sehingga kami hanya bisa jalan ke Kota Tua, Lawang Sewu dan Sam Poo Kong.
Gereja apa gitu namanya, di kota tua.
Pose di Taman Srigunting with Bu Jujuk.
Penampakan Lawang Sewu.
Penampakan Lawang Sewu yang dalamnya sudah berubah jadi museum.
Hmm benarkah pintunya ada seribu? Kalau kata guide-nya sih gak nyampe 1000.
Jeng jeeeng ini dia penampakan kuil Sam Poo Kong.
Penampakan Sam Poo Kong. Siapakah dia?
Another angle taken.
Di Sam Poo Kong ini sebenernya saya sempet ngambil foto pake kostum gitu. Sayangnya fotonya terlalu memalukan untuk dipajang di sini hahaha.

Hari ke dua

Dari pagi sampe sore itu kami menghadiri workshop yang memang merupakan tujuan business trip kami ke sini dari awal. Balik dari situ Mami mengusulkan pergi ke toko Ami. Itu kayak toko pernak-pernik hijab gitu sih. Karena gak punya rencana yang lebih baik ya sudahlah saya juga ikut ke situ. Kami juga kenalan dengan mbak Duma, kerjanya di salah satu anak perusahaan kami dan ternyata hobby-nya jalan-jalan. Jadi kami pergi ke situ bareng deh. Malamnya sebenernya kami diundang makan oleh Manager perusahaan di region sana, namun karena kami sudah janji dengan teman-teman seangkatan di Semarang maka kami pun terpaksa skip. I mean, the business thing is only from 7 to 4. Setelah itu? Let me free hehe.
Toko Ami, ada di instagram.
Sampe hotel lagi sudah Maghrib dan jam setengah 8 kami dijemput oleh rombongan temen seangkatan: sebut saja Zia, Akfel dan Sandi. Mereka ngajakin makan malem. Karena sudah lapar banget maka saya sih terserah di mana aja ya hehe. Eh ternyata kami diajakin ke Bakmi Gareng yang konon katanya tempat makan kesukaan eks direktur Marketing & Trading kami. Wah jadi penasaran dong. Padahal kalau saya sih gak peduli makan dimana yang penting bisa ngobrol banyak. Sudah setahun kali ya gak ketemu mereka soalnya. Alhamdulillah gak rugi lho karena bakmi-nya memang enak banget!!
Penampakan Bakmi Gareng. Sorry makanannya gak sempet kefoto. Sibuk ngobrol cuy.
Balik dari situ kami diajakin ke Toko Es Krim Oen yang kataya termasuk toko es krim tertua di Semarang. Menunya bahkan dibikin oldies gitu ada bahasa-bahasa Belanda-nya. Saya pesen es krim Oen Symphony. Enak sih. Tapi sekali lagi, gak cari enak tapi cari ngobrol. Hehe.
Toko es krim Oen. Very vintage.
Kira-kira jam 10-an kami sudah di-drop lagi ke hotel. Walaupun ketemu teman cuma sebentar banget tapi lumayan jadi bisa meng-update cerita hidup (ceila). Lagian kasian sih mereka kan besok mau stock opname bulanan. FYI teman-teman di Semarang ini termasuk teman yang dekat waktu pendidikan BPS. So yeah, I'll always looking forward to go to Semarang again.

Hari ke tiga

Envy dengan foto-foto kami di Sam Poo Kong, mbak Duma akhirnya minta ditemenin ke situ. Ya gak lama-lama katanya yang penting bisa foto. Akhirnya pas istirahat siang kami pun ke situ lagi dan ngambil beberapa foto (tujuannya kan itu). Hari Selasa gini tempatnya lebih sepi soalnya kan bukan pas libur. Anggota jalan-jalan kami bertambah seorang lagi: Krisno. Dia sih tadinya nebeng ke hotel doang mau ambil koper karena sorenya mau pulang ke Jogja tapi akhirnya malah jadi ikutan jalan hehe.
Hari ke tiga mah banyakan selfie-nya. Forgive us hehe.
Dari Sam Poo Kong kami lanjut makan siang di Soto Neon. Katanya sih tempatnya terkenal juga. Hmm enak sih sotonya. Fyi saya gak paham sih soto yang enak itu gimana tapi prinsip saya: enak ya enak, gak enak ya gak enak (apasih -_-). Soto Neon? Enak!
Soto Neon!
Sorenya setelah kerjaan selesai, kami ke Bandeng Juwana. Ih sumpah ya saya selama ini mikirnya kalau Bandeng Juwana itu bukan nama tempat tapi ya nama jenis bandeng aja. Ternyata itu nama toko oleh-oleh. Semua makanan kesukaan saya dari mochi, wingko sampe tahu bakso adaaa. Hampir kalap beli kalau aja gak diingatkan sama Bu Jujuk kalau ternyata beliau udah siapin saya oleh-oleh. Wah, lucky me! Alhamdulillah.
Toko Oleh-olehnya di sini nih.
Nyampe hotel pas Maghrib dan langsung pamit-pamit sama semuanya kecuali Mami. Yaiyalah doski kan baliknya besok dan bablas cuti sampe Minggu. Fyi, Mami kerjanya di region Sumbagut (Medan). Kami lumayan sering ketemu kalau dinas karena jabatan kami sama di perusahaan. Oke selanjutnya kami memutuskan cari makan. Karena sudah capek banget, ujung-ujungnya kami pun makan di Paragon Mall yang dari Novotel itu tinggal nyebrang doang. Lumayan bisa ngobrol banyak juga jadinya.

Jam 9 malam kami balik ke hotel lagi dan tuker-tukeran hasil jepretan selama tiga hari. Dicampur sesi curhat juga hehe biasalah wanita.

Jam 11 malem saya tidur karena besok saya pesawat pagi-pagi banget. Maklum disuruh langsung masuk kantor -_-. Haha baiklah, jadi segitu saja cerita di Semarang selama tiga hari. Besoknya langsung kembali ke kehidupan biasanya. Saya lupa banget-banget nih kalau minggu ini long weekend dan dinasnya juga dadakan sih. Jadi saya gak ngambil cuti karena sudah rencanain cuti minggu depan hiks.

Well, I wonder where will I go again this year? Let me tell ya, saya pengen banget ke Balikpapan! Tapi ya dinas atau liburan lah jangan mutasi. Haha okelah, see you soon.

No comments:

Post a Comment

WOW Thank you!