Saturday, January 3, 2015

Twenty Five

And here we go again. Time flies so fast I almost surprised. Last year was a very long one, heck I wonder why this year felt like a flash. A spark I almost forgot to adore. A bliss I hardly accept. A crazy year with ups and downs. Nothing was actually experienced by myself. I was just absorb and felt too much empathy towards others' drama. But let's skip that. That phase is over.

So yeah. I am twenty five now. OMG TWENTY FIVE! If I were a cat I may be 3,5 years old LOL.
Sailormoon versi gueh. Belakangan lagi suka lagi sama tokoh ini. Otaku alert!

***

Sengaja saya tulis intro dengan bahasa Inggris supaya pembaca saya yang bukan orang Indonesia (kalau saja mereka masih baca ya hehe) bisa tahu kalau ini postingan tahunan yang biasa saya tulis di tanggal segini. Perlu saya tambahin juga, ini saya bikinnya nyicil beberapa hari dan nge-post-nya mungkin akan dijadwalin otomatis. Yah.. saya merasa dua puluh lima adalah angka yang spesial. Seperti angka tujuh belas atau dua satu.

Tujuh belas, umur di saat pertama kalinya punya KTP dan pertama kalinya ortu bikinin saya kue ultah. Well, we don't celebrate birthday, or new year, or Valentine, or Mother's Day, etc. Kecuali di umur tujuh belas itu. Dua satu, umur pertama kalinya kita dianggap sebagai orang dewasa penuh. Sebenernya bagi saya umur dua satu saya menyedihkan. Sakit parah dua kali setahun, jadi pengangguran, dst. Tapi giat nge-blog waktu itu hehe. Bedanya, dua puluh lima itu.. apa ya. Saya merasa aneh. Dua puluh empat saya masih merasa muda dan bebas (ceila.. feeling twenty two banget). Dua puluh lima? Tiba-tiba saya jadi ngerasa tua. Banget.

Taun ini memang aneh. Setiap tahun, hari ulang taun saya itu selalu bertepatan dengan hari libur. Waktu SD, biasanya tanggal segitu Ramadhan atau Lebaran. SMP? Liburan. SMA? Liburan juga. Kuliah? Juga liburan semester. Hehe. Palingan tiga tahun sejak saya kerja aja kebeneran pas saya selalu lagi kerja. Jadi sudah tiga tahun ini saya gak pernah sendirian. Taun pertama kerja, satu PLC ngucapin (hehe). Taun kedua, dapet surprise (kalau dari teman-teman mungkin itu pertama kalinya). Taun ke tiga? Yah.. biasa lah makan-makan sekantor. Taun ini? Well. Saya gak tau dengan taun ini. Ulang tahunnya hari Sabtu. Temen-temen pada mudik dan saya gak bisa mudik. Sepertinya saya akan sendirian. Yaudahlah biasanya juga sendiri. Reset ke empat tahun lalu. Eh enggak. Biasanya at least ada keluarga. Hiks. Actually I hate being alone. But I've been too afraid to ask. I don't like to annoy people with my needy personality.

Kalau dipikir-pikir selama ini saya terlalu self-centered. Ya memang ini blog pribadi saya sih. Tapi kok masa saya ngebahas diri saya terus. I have been an opened book for more than four years! My life has been so.. predictable. Jadi kali ini saya mau mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak.

Untuk Tuhan

Terima kasih saja tidak cukup. Masih bernapas, jantung masih berdetak, pikiran masih berfungsi, dst yang intinya: masih hidup, adalah nikmat yang tak terkira. Bahkan menjadi amanat yang mudah-mudahan hamba mampu. Semoga selalu dilancarkan ya Allah.
Sumber.

Untuk Orang Tua

For never giving up on me, no matter how annoying, how stubborn, how pessimistic, how cynical, and after all, saya gak pernah menjadi sesuatu yang sangat membanggakan. Betapa sabarnya mereka menghadapi pertanyaan-pertanyaan "para wartawan". Dari mulai kenapa di Palembang, kenapa sendirian, kenapa begini dan begitu. Yah.. saya sangat beruntung memiliki orang tua seperti orang tua saya yang sekarang.
Orang tua. Sumber.

Untuk Keluarga

For always give their support, for understanding me, and for never asking too much.
Ini bukan keluarga saya sih hehehe. Sumber gambar.

Untuk Para Sahabat

For caring, for listening, for being patience, for being ridiculously kind. Tidak pernah sadar sebelumnya bahwa saya mendapatkan sahabat-sahabat yang begitu baik dan menerima saya apa-adanya padahal saya banyak menuntut. Bagaimana saya bisa membalas satu per satu kebaikan mereka? Hmm.. Gak mungkin terbalas sih. Tuhan yang bales, insya Allah. Saya berusaha yang terbaik aja supaya gak terlalu ngeselin. Hehe.
Yuhuu. Ini diambil dari film Wild Child.

Untuk P*rta*ina

For making me independent, for making me less scare, less loser about everything. Siapa yang menyangka anak rumahan yang waktu kuliah maennya paling jauh cuma ke Bandung, akhirnya bisa loncat dari pulau A ke B ke C sendirian? Saya gak merasa itu menyedihkan. Saya bangga kok. Adalah suatu keajaiban dimana anak MIPA biasa, yang gak cum laude, yang kerjanya waktu kuliah itu hanya focus di satu bidang dan gak peduli bidang lainnya, yang lebih banyak serabutan mengejar mimpi kanak-kanak, yang tak peduli apapun selain berusaha cepat-cepat lulus supaya gak membebani orang tua, ternyata bisa masuk ke sini walaupun tertatih-tatih. Semua ini pasti ada artinya.
 
Analoginya saya ini Tris yang sok-sokan masuk Dauntless. Kelabakan ya awalnya (dan masih).

Untuk Pembaca Blog, dan Acquaintances lainnya

Apalagi? Million thanks to y'all dear readers. Tau blog ini ada yang baca adalah suatu kehormatan banget. Booster banget, yang bikin saya jadi lebih banyak nulis dan mengerem keluhan. Karena, siapa juga yang suka baca keluhan? Hadirnya blog ini yang semula buat pamer gambar doang, lama-lama ada yang bilang tulisannya lumayan. Bahkan sampai di-share ke temen-temennya. Hmm.. feedback itu sesuatu yang menyenangkan. Apalagi feedback yang baik. Pokoknya terima kasih.
Maaf untuk ilustrasinya. Situ Hayley? wkwk. Sumber.

Dear Future Husband

Hmm.. halo Endymion. Apa kita sudah pernah bertemu? Sepertinya Tuhan masih merahasiakan keberadaan kamu sehingga saya masih menebak-nebak apakah kamu ada di antara orang-orang yang datang? Sesungguhnya saya menunggu. Saya berdo'a kepada Allah siapapun kamu, kamu adalah yang terbaik buat saya dunia-akhirat, orang tua kita menyukai kita, dan frekuensi kita serupa. Please don't be in love with someone else, please don't have somebody waiting on you (wkwk lirik lagu sih).
Ya gak se-Pangeran ini sih tipe gueh. Hihi.

That's all. Yah.. dua puluh lima. Again, I myself still surprised. Begitu banyak suka-duka, namun suka selalu lebih banyak seperti yang dijanjikan-Nya. So.. Happy milad to me. Semoga Allah SWT menjadikan hamba sebagai hamba yang lebih baik. Untuk yang sudah mendoakan yang baik-baik, semoga Allah membalas doanya dengan yang lebih baik ya. Aamiin.

2 comments:

  1. Hoooi wilujeng tepang taun, smg cepet mutasi ke region III. mari makan2 :D

    ReplyDelete

WOW Thank you!